BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 26 Maret 2010

Artikel Softskil (Pancasila)

“TEDUH” yang tlah pergi

“Pagi hari, di kediaman keluarga darmawan…..
“Ya….. masa Dinda ke skul harus naik angkot sich, Bun?”
”Hari ini Pak Kosim nggak bisa ngantar. Karena anak nya lagi sakit, dan semalam dia izin pulang. Udah, sekali-kali kamu berangkat naik angkot, napa? Buruan sana berangkat, ntar kamu telat lho!!!”
”Ya udah dech….Dinda pergi dulu ya, Bun!”
Hari ini adalah hari yang menjengkelkan bagi Dinda. Karena supirnya harus nemani anaknya di rumah sakit. Alhasil dia harus berangkat ke skul naik angkot.
”Duh Bunda ne, kenapa nggak nyari orang lain sich buat nganterin aku, terpaksa dech aku naik angkot. Mana panas lagi.”
Saat dia lagi sibuk mengoceh, tiba-tiba muncul cowok yang cakep banget duduk tepat di sebelah Dinda. Dan jantung Dinda hampir aja copot saat tu cowok senyum dengannya.
Dinda ngerasaain perasaan yang lega dan semua kekesalannya hilang seketika. Karena senyum cowok itu sangat manis, apalagi ditambah dengan sorot matanya yang teduh banget, yang dapat menutupi rasa sakit yang udah lama tertahankan olehnya.
Seharian ini kerja Dinda hanya senyum-senyum sendiri, bundanya aja malah nganggap kalo Dinda kesambet setan halte bus.
”Duh….tu cowok manis banget ya…… saat gue liat mukanya, gue ngerasa kalo beban gue naik bus itu musnah semua. Sapa ya nama tu cowok? Rasanya gue pengen banget kenalan ama tu cowok. Py gue malu. Hm…. gue kasih nama “Teduh” aja dech… Coz matanya tu teduh banget. And mulai besok gue bakalan naik bus dech… coz gue pengen ngeliat muka tu cowo lagi” pikir Dinda yang masih nggak berhenti memikirkan cowok tadi, dan akhirnya dia tidur sambil berharap bisa menemukan cowok itu di mimpi indahnya.
Paginya….
“Bun, Dinda pergi skul dulu ya…!!!” pamit Dinda sambil mencium pipi bundanya
“Lho Din, kamu nggak nunggu Pak Kosim dulu?”
”Nggaklah Bun, hari ini Dinda pengen naik bus aja….da Bunda,” ucap Dinda sambil berlari meninggalkan rumahnya.
Sesampainya di halte bus…..
”Duh si teduh mana ya? Kok belom datang sich?” batin Dinda gelisah karena sang pujaan hati belum juga menampakkan batang hidungnya.
Tapi baru saja Dinda gelisah dengan pertanyaan yang ada di hatinya, tiba-tiba muncul seorang cowok yang bermata teduh. Cowok itu tersenyum dan menyapa Dinda.
”Hei….. Kamu baru naik bus ya?” sapa cowok itu yang berhasil membuat Dinda terpaku.
”Lho koq diam?”
”Eh….sorry…. tadi kamu bicara apa?”
”Aku tanya, kamu baru naik bus ya? Soalnya aku baru ngeliat kamu semalam”.
”Ha…, oh iya…..nam…..” belum Dinda menyelesaikan pertanyaannya, tiba-tiba bus yang menuju ke sekolah Dinda datang.
”Eh… tu bus kamu udah datang”.
”Oh iya….hm… aku berangkat duluan ya…,” pamit Dinda yang dibalas dengan senyuman teduh itu lagi. Dan rasanya langkah Dinda berat banget buat ninggalin ”teduh” nya itu.
***
Sudah sebulan Dinda bertemu dengan cowok pujaan hatinya itu. Tapi nggak pernah sekalipun dia berani berkenalan dengan ”teduh”. Jangankan berkenalan, menyapa saja dia tak berani. Sampai akhirnya suatu hari Dinda memberanikan diri untuk berkenalan dengan ”teduh” hari ini. Tapi orang yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Dan Dinda nggak sadar kalo itu adalah pertemuan terakhir dengan ”teduh” nya itu.
***
Seminggu sudah Dinda menanti sang pujaan hati, tapi ”teduh” tak kunjung datang. Dan seminggu pula Dinda melewati hari-harinya dengan tidak bersemangat. Berbeda saat dia baru bertemu dengan ”teduh”.
Suatu pagi, saat ia menunggu bus untuk terakhir kalinya. Kursi yang biasa di duduki ”teduh” sudah di duduki oleh seseorang. Tapi seseorang itu bukan teduh melainkan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usianya dan mukanya juga sangat mirip dengan seseorang yang sangat dirindukan Dinda. Tapi dari raut mukanya, tampak sekali kalo beliau sedang bersedih. Tiba-tiba ibu itu menyapa Dinda dengan ramah:
” Lagi nunggu bis ya, Dek?” sapanya ramah
”Iya Bu….”
”Kalo anak saya masih hidup, dia mungkin duduk di sini dan nungguin bus juga kayak kamu!”
”Lho….memangnya anak ibu kemana?”
”Anak saya udah nggak ada lagi. Dia udah pergi jauh dan nggak akan pernah kembali lagi”.
”Maksud Ibu dia pindah ke luar kota ya?”
“Bukan nak, dia udah meninggal dunia”.
”Oh…maaf ya Bu….”
”Nggak apa-apa koq dek….. dia tu punya mata yang teduh sekali, setiap orang yang melihatnya pasti bakal tenang dan lega.”
”Sayang ya Bu, sayang saya tak bisa melihat mukanya. Tapi dari cerita ibu, saya ngerasa dia mirip banget ama seseorang.”
”Hm…..kebetulan saya selalu membawa fotonya.” jawab ibu itu sambil menyerahkan foto anaknya.
”Oh ya…. sebelumnya ibu ingin minta tolong sama kamu, bisa nggak kamu membantu ibu?”
”Apa yang bisa saya bantu Bu?”
”Di belakang foto itu, anak saya menuliskan surat terakhirnya. Dan dia berpesan agar surat itu diberikan kepada seorang cewek yang bernama Dinda. Kalo adek kenal, saya minta tolong sekali supaya adik bisa menyampaikannya kepada Dinda.” pesan terakhir ibu itu dan langsung meninggalkan Dinda dengan perasaan binggung dan deg-deg-an, karena ia takut kalo cowok itu ternyata……….
”Halo Dinda….mungkin kamu bertanya-tanya mengapa aku tahu namamu…. itu karena aku sengaja melihat namamu….. Andai saja aku masih hidup, ingin rasanya aku berkenalan denganmu. Ingin rasanya aku lebih dekat denganmu, tapi aku tak berdaya menahan sakitnya kepalaku ini. Sekarang aku percaya dengan cinta pada pandangan pertama, karena aku ngerasa aku sudah jatuh cinta padamu saat pertama kali kita bertemu. Tapi aku ngggak punya keberanian buat ngungkapinnya.
Karena kita belum saling kenal, tapi sekarang aku lega, karena sebelum aku meninggal, aku bisa mengungkapkan perasaan ku ini, walaupun hanya lewat sepucuk surat. Dan sekarang aku bisa meninggalkan dunia ini tanpa beban memendam perasaan ini lagi. Terima kasih karena kamu bisa mengajari aku tentang rasanya jatuh cinta. Dan menambahkan semangatku untuk hidup lebih lama.
Dariku Reza”.
Saat melihat foto dan membaca surat itu, air mata Dinda tak dapat di tahan lagi. Ia merasa lemas saat melihat sosok pria yang memiliki mata teduh itu. Sepasang mata yang membuatnya menanti selama sebulan. Membuatnya rela panas-panasan menunggu angkot, dan membuatnya selalu bersemangat melewati hari. Lalu dinda membaca surat terakhir dari teduh
Sekarang sosok itu hanya dapat tersenyum abadi, tapi tak dapat disentuh dan diajak berbicara. Dan sekarang dinda hanya bisa menangis dan menyesali kepergian ”teduh” bersama dengan rasa cintanya yang tak kan bisa tersampaikan selamanya.

Artikel Softskil (Pancasila)

Hak Untuk Berbahagia


Sahabat-sahabat saya yang hatinya baik,
Kebahagiaan adalah hak. Dan seperti semua hak, kitalah yang diharapkan datang menjemputnya.
Di dalam maklumat mengenai hak kita bagi kehidupan yang baik – ada perintah untuk memantaskan diri bagi tingkat-tingkat kebahagiaan yang naik.
Lebih jauh, kita juga diminta untuk menerima tugas yang harus diemban oleh semua yang telah diberkati dengan kebahagiaan.
Karena,
Bersama semua hak, ada tanggung-jawab.
Dan tanggung-jawab bagi mereka yang dibahagiakan, adalah membahagiakan saudaranya.
Maka orang yang tidak ingin tertunda kebahagiaannya, dia harus mendahulukan tercapainya kebahagiaan orang lain.
Sahabat terkasih,
Marilah kita terima dengan ikhlas, bahwa
Kebahagiaan adalah masalah keputusan.
Hidup yang berbahagia adalah untaian dari keputusan-keputusan untuk berbahagia, dari satu waktu ke waktu berikutnya.
Maka putuskanlah untuk berbahagia, karena dengannya semua pikiran, perasaan, dan tindakan Anda akan berfokus pada yang membahagiakan.
Tetapi, seperti semua keputusan ia sering dikerdilkan oleh tidak cukupnya ketegasan.
Keputusan yang berdampak adalah keputusan yang tegas.
Dan ketegasan untuk berbahagia datang dari keikhlasan untuk berpihak kepada yang membahagiakan.
Maka tegaslah untuk memutuskan bahwa:
Waktu terbaik untuk berbahagia adalah sekarang.
Tempat terbaik untuk berbahagia adalah di sini.
Dan cara terbaik untuk berbahagia adalah membahagiakan orang lain.
Dan yang berikut adalah undangan bagi dia yang hampir menerima kekalahan dalam upayanya untuk menjadi pribadi yang berbahagia;
Jika kita belum mampu merasa bahagia,
marilah kita hidup dengan cara yang menjadikan kita pantas untuk berbahagia.
Karena,
Tujuan hidup kita bukanlah untuk menjadi berbahagia.
Tujuan hidup kita adalah untuk menjadi sebab bagi kebahagiaan,
bagi diri sendiri dan bagi sebanyak mungkin orang lain.
Dan yang ini sangat penting,
Sahabat-sahabat saya yang hatinya ranum bagi pemuliaan,
Marilah kita hidup untuk membahagiakan sebanyak mungkin orang lain, agar kita dijauhkan dari kecenderungan untuk berlemah diri dalam kesedihan.
Perhatikanlah,
Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri lebih mudah untuk merasa sedih dan tidak berguna.
Marilah kita melibatkan diri dalam kesibukan kemanusiaan untuk
mengeluarkan saudara kita yang terkungkung dalam kelemahan, membebaskan mereka yang terjepit dalam penderitaan,
dan menegakkan mereka yang terbongkokkan oleh kemiskinan.
Dan untuk menutup pembicaraan yang sebetulnya tidak akan bisa ditutup ini, karena keharusan untuk menjadi sebab bagi kebahagiaan saudara-saudara kita berlaku sepanjang hayat kita,
ini adalah yang dipesankan bagi kita:
Perasaan kita ditentukan oleh apa yang kita kerjakan dan yang kita hindari. Karena, tidak mungkin bagi kita untuk berbahagia dalam menghindari melakukan yang baik.
Maka janganlah hindari pikiran yang baik, perasaan yang baik, dan terutama jangan hindari tindakan yang baik.
Jika kebahagiaan hidup ini penting bagi Anda dan mereka yang Anda cintai;
Muliakanlah kehidupan, muliakan setiap jiwa yang Anda sentuh,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
Sahabat saya yang hatinya mulia,
Mudah-mudahan tulisan sederhana ini, yang tidak mungkin mewakili semua bahasan yang tadi kita lalui bersama dalam MTGW HAK UNTUK BERBAHAGIA, dapat mendampingi kesadaran Anda dalam membangun hasil-hasil yang membahagiakan di hari-hari mendatang.
Terima kasih yang dalam saya sampaikan kepada rekan-rekan yang petang tadi hadir untuk bersama-sama rekan-rekan MT Super Crew dan super crew dari Metro TV, memastikan keberhasilan dari program taping MTGW REAKSI PENGUBAH HIDUP, dan MTGW Live HAK UNTUK BERBAHAGIA.

Artikel Softskil (Pancasila)

Masa Lalu,Sekarang,& yang Akan Datang
Dahulu, bagi yang baru mengenal dunia internet pasti akan beranggapan bahwa mesin pencari di internet yang paling familiar adalah Yahoo!. Saat pertama kali buka browser Internet Explorer (IE) halaman pertama yang muncul adalah halaman Yahoo! yang biasanya sengaja disetting sebagai mesin pencari default oleh sebagian besar pemakainya.
Saat ini, perusahaan Google Inc dengan mesin carinya yang paling friendly “Google” dimata pengujung menjadi mesin pencari paling banyak dipakai di seluruh negara. Menuduki peringkat satu dalam struktur raking ala Alexa. Dan Google-pun seolah menjadi pengganti pesaingnya yaitu Yahoo dan MSN. Belum lagi ditambah dengan munculnya browser baru bernama Google Chromeyang notabene familiar dengan sederhana tetapi mumpuni. Dimana tak perlu space dan RAM tinggi untuk dapat mengakses dan menjalankan Chrome dengan baik dan sempurna di komputer pribadi.
Masa akan datang, MSN dengan mesin pencari terbarunya dengan nama “Bing“. Tak mau kalah dengan sistem pencarian Google, MSN-pun menggunakan script baru untuk mesin pencari terbarunya yang konon lebih sempurna dari Google. Dengan fasilitas preview dari hasil crawl Bing pasti akan memberikan hasil yang relevant. Hal ini akan membuat para pemain SEO yang menggunakan metode black hat-nya kebingungan, metode black hat apa yang bisa diterapkan di dalam Bing ini. Dengan design homepage flash ringan dengan background yang selalu berganti dan fresh. Hingga saat ini belum ada yang tahu tentang metode SEO yang diterapkan di Bing. Mungkin tidak akan jauh berbeda dengan metode yang digunakan oleh MSN itu sendiri.
Masa lalu, masa sekarang, ataupun masa yang akan datang tidak akan ada yang tahu. Apakah “Bing” bisa menjadi trend mesin pencari masa depan? Kita lihat saja permainan ini beberapa tahun kedepan.

Ketika Hati Berselimut Ikhlas
hembusan angin malam seolah tak dihiraukan oleh kulit hitamkoe.koe berjalan seharian tanpa merasakan haus dan lapar.otak, perut, seolah penuh dengan permasalahan yang mengenyangkankoe.ntah siapa yang bodoh dan yang diperbodoh dalam permasalahan ini, pertikaian tadi pagi benar benar membuatkoe muak akan hidupkoe..tapi akoe yakin semoa ini sudah diatur oleh-NYA..akoe memberanikan pergi melangkahkan kakikoe meninggalkan rumah besar di perkampungan yang penuh dengan gemerlap tanduk setan.rumah kecil yang dulu teduh dan tak pernah ada keluhan sekalipun terterpah angin dan banjirnya air hujan kini seolah menjadi derita. walaupun sekarang tak sekecil dan sekotor dulu, bahkan sangat indah dan nyaman untuk orang orang yang terperangkap dalam rayuan dunia. berkali kali akoe menatap ke langit luas dan terus bertanya tanya, sampai kapan??sampai kapan?? dan sampai kapan akoe memakan kelezatan dan menikmati keindahan yang sebenarnya adalah api. semua berawal dari hutang yang menjerat keluarga dan jeratan itu nyata dari setan, rentenir!tanpa berpikir panjang, ayah mencoba mengundi nasib di perkotaan besar. beruntung ada yang membawa ayah untuk mendapat pekerjaan. ayah bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan swasta. berangsur angsur hutang berkurang dan akoe sangat bersyukur walaupun hanya seiris tempe atau tahu sehari dapat koe makan. tapi, ternyata kenikmatan ini tak selamanya koe rasakan, cobaan kembali menerpa, seperti tersengat listrik dan aliranya terus menjalar ke seluruh tubuhkoe, adikkoe masuk rumah sakit, demam berdarah!
"nyamuk sialan! gigit aja tuh orang2 berduit!!" teriakkoe dalam hati. ayah kebingungan mencarikan duit, sedangkan ibu terus memaksa agar segera dapat uang untuk menebus obat adikkoe. akoe berlari dan terus berlari, meninggalkan kelaskoe di SMK pagi itu, usahakoe memperoleh sumbangan di kelas berhasil, teman temankoe mengumpulkan sisa uang sakunya untuk adikkoe. koe lihat seorang kakek , menyeberang di keramaian jalan, "masa bodoh!" pikirkoe frustasi, tak biasanya akoe membiarkan orang tua menyeberang sendirian. kali ini akoe benar benar tak dapat membedakan lagi mana yang harus mendapat keadilankoe. koe paksakan berlari dan terus berlari ingin secepatnya menyerahkan uang agar adikkoe cepat dapat obat. leganya, uang yang tak seberapa ini dapat menebus obat walaupun hanya dapat setengahnya. adikkoe sembuh..alhamdulillah..perasan jambu biji merah yang akoe bawakan setiap hari dapat mempercepat kesembuhannya. berbulan-bulan tiada satupun masalah, sampai akhirnya akoe lulus SMK. terlintas ingin melanjutkan sekolah, tapi tak mungkin.
"bisa lulus SMK saja sudah beruntung" ucap ibu saat akoe mencoba mengatakan semoa keinginankoe. secepatnya akoe mencari pekerjaan walaupun hanya menggunakan surat keterangan lulus, karna kelamaan menunggu keluarnya ijazah. alhasil akoe langsung mendapat pekerjaan di sebuah pertokoan baju terbesar dikotakoe. tak terasa 7 bulan akoe bekerja, dan bulan itu juga kejadian tak terduga menghantamkoe, ayahkoe selingkuh! ibu frustasi dan sakit2an. akoe membanting tulang, tak mempedulikan walaupun harus lembur setiap hari. suasana rumah berubah, ibu hilang keimanan, tak pernah sholat. bahkan ayahkoe pulang dalam keadaan mabuk."cobaan apalagi??" keluhkoe pada-NYA dengan isak tangis. akoe bingung, hilang, kosong, tak ada lagi penasehat, doa dari ibukoe. akoe berhenti bekerja dan melawan arus untuk melanjutkan kuliah, akoe memaksa agar ayah membiayaikoe kuliah, dengan begitu pikirkoe ayah bisa berhenti untuk menghamburkan uangya untuk membeli barag haram itu. rencanakoe berhasil, ayah giat bekerja. nilaikoe2 dapat memotivasinya, akoe terus belajar dan belajar..dua semester sudah koe lewati, bahagianya akoe..bea siswa dapat akoe tabung dan membiayai sekolah adikkoe, tapi lagi2 akoe mendapat pukulan, dan kali ini bisa saja membuat akoe mati!keras sekali! bahkan tertabrak keretapun tak akan ada rasanya! ternyata selama ini, biaya kuliahkoe koe dapat dari hasil uang haram!!tanpa koe sadari dan sepengetahuankoe, ayahkoe berjualan minuman keras di terminal! hancur sudah mimpikoe, ketika ternyata ibukoe mendukung ayah. akoe benar2 tamat! "akoe ingin mati hari itu juga" pintakoe. tapi akoe tak bisa hancur, akoe harus meluruskan smoa kesalahan ini. akoe akan bertanggung jawab. akoe bekerja lagi, koe tinggalkan kuliahkoe. akoe yakin kebahagiaan setahun ini hanya semu, rumah besar, kuliahkoe, motor, perhiasaan ibu yang tak wajar banyaknya, uang melimpah, akoe pikir ayah mendapat proyek bangunan yang dulu pernah dia kerjakan namun bangkrut, smoa bohong!!akoe dibohongi mentah2! akoe terperangkap setan dalam keluargakoe sendiri. daging yang ada dalam tubuh haram, ilmu yang koe timbah juga uang haram! ayah semakin menjadi jadi, mereka meminjam uang rentenir untuk penambahan modal berjualan di rumah, nafas ini terasa berhenti saat kebangkrutan dan bunga rentenir yang di perbanyak! akoe putuskan pergi meninggalkan rumah. ntah julukan apa yang pantas untuk anak seperti akoe, pergi meninggalkan keluarga yang masih diselimuti nista dan kemaksiatan."ampuni akoe ya robb, akoe tak kuat menanggung beban seberat ini" doakoe, istighfarkoe terus mengalir di sepanjang jalan menuju terminal. teringat ibukoe menangis melihat akoe membentak dan membrontak kekeliruan itu pagi tadi,
"ayah mau melihat daging2 yang ada ditubuh ini menjadi gumpalan api???membusuk??dan Alloh melaknat perbuatan ini yah!!" teriakkoe tanpa menyadari bahwa akoe sedang berbicara sama siapa. ayahkoe menamparkoe dengan keras saat akoe mencoba menjelaskan 10 laknat Alloh terhadap hambanya yang berhubungan dengan minuman haram itu! akoe terkapar, dan tiba2 ada bisikan kalo akoe harus pergi menjahui semoa ini, ntah ini bisikan syetan atau memang kebenaran nuranikoe, keputusan ini sangat berat tak sanggup akoe menghadapi para pemabuk2 yang setiap hari menghampiri rumahkoe. pria2 muda yang masih bermasa depan mengorbankan hidupnya demi setan keji. wajah2 yang seharusnya bermartabat, benar2 tercoreng, tak lebih dari seekor hewan. akoe berhenti sejenak menghembuskan nafas dan membuang jauh2 bayangan menyakitkan itu. akoe berjalan namun langkahkoe terhenti di pertigaan jalan dekat terminal, ada seorang laki laki mengenakan baju koko warna putih dengan sarung hijau tua menghadang jalankoe. akoe mencoba terus berjalan dan mencari celah kosong, tapi laki laki itu terus menatapkoe dan mencoba menghentikan langkahkoe. akoe berhenti, "kalo kau mau merampas hartakoe, ini ambil semuanya, ada uang 5ratus ribu didalam rangselkoe, dan ijazah, serta baju2, tapi biarkan akoe pergi." pintakoe datar tanpa canggung menuduh laki laki seperti ustad itu orang jahat. laki laki itu hanya tersenyum kecil dan terus menatapkoe. hatikoe terasa aneh, akoe beranikan menatapnya, terlintas dalam ingatankoe, seperti pernah melihat, dan memang benar, hanya dalam waktu beberapa detik akoe sudah mengenalinya walaupun dalam kegelapan. dia adalah orang yang biasa nongkrong di depan rumahkoe dengan minuman2 kerasnya yang dia beli di ayahkoe. akoe menatap dia heran dan penuh tanya, "kenapa dengan dirinya??apa dia sudah bertaubat?" bisikkoe dalam hati."ah masa bodoh! akoe pasti salah orang!tapi setiap manusia kan bisa berubah!ah udah lha akoe harus pergi." pikirkoe lalu akoe ambil rangsel yang koe letakkan di depannya, dan koe langkahkan kakikoe lagi."tinggallah sejenak dirumahkoe, hari sudah larut." pintanya. "ternyata dia tak bisu." gumankoe. akoe tak mempedulikan, akoe terus berjalan tanpa rasa takut, karna rasa takutkoe lenyap bersama cerahnya mentari dan dinginya malam. "tak ada orang selamat di terminal itu, kalo nggak dijambret, di gangguin, ya diperkosa." ucap dia mendekatikoe dan membisikkan kata terakhirnya di sebelah telingakoe. akoe merinding mendengarnya, dan menoleh pelan tanpa berkomentar apapun. "ayo, rumahkoe di ujung jalan.." dia mulai berjalan agak menjauhikoe. dan ntah kenapa akoe bisa mengikutinya. akhirnya akoe menginap dirumah dia, laki laki aneh yang suka mengumbar senyumanya itu. keluarga dia baik sekali, dan sangat bahagia walaupun terdiri dari 3 orang. dia, ibunnya, dan adiknya perempuan yang sekarang duduk dikelas 2 SMA. keesokkan harinya akoe membereskan barang2koe dan berniat pergi, dirumahnya mulai sepi, adiknya berangkat sekolah dan ibunya pergi mengajar di SD. dia menghampirikoe dan duduk agak jauh dari ruang kamar."gimana tidurmoe?" tanyanya lagi2 dengan senyuman khasnya. koe lihat wajahnya cerah, rambutnya bersih tak sekumal yang koe lihat dulu. "apakah dia berubah??" lagi2 akoe hanya bisa bertanya tanya. dan tak semudah itu mempercayai walaupun jelas jelas koe lihat shubuh tadi dia mengumandangkan adzan dengan suaranya yang meneduhkan jiwa jiwa yang haus. "nyenyak.."jawabkoe membohonginya. dia mengeryitkan dahinya seperti tau kalo akoe membohonginya. "syukurlha..soalnya adikkoe sering ngigau..jadi akoe khawatirnya kamoe gak bisa tidur gara2 berisik." "nggak kok. oh iya akoe mau pamitan sekarang ya..emmm.." "namakoe deni, kamoe pasti sudah sering melihatkoe kan? dan kamoe rena kan?" ucapnya memotong bicarakoe. akoe tersenyum dan sedikit bertanya tanya,"tau darimana dia kalo namakoe rena?" "akoe harus pergi sekarang mas..terimakasih udah ngasih akoe tumpangan.." singkatkoe agar akoe lekas pergi. "hmmm..tak ada pertanyaan kah?" akoe tersenyum kecil,"apa yang harus akoe tanyakan? yang pasti akoe senang nggak melihatmoe datang kerumahkoe.." "perhatian juga ya kamoe ternyata..hmmm.." akoe jadi malu sendiri dan ingin akoe tarik kembali ucapankoe tadi. terasa berat beranjak dari kamar ini, akoe diam menyimak apa saja yang dia ceritakan. tentang kenakalannya saat remaja, sering mengomsumsi narkoba, minuman keras, mempermainkan perempuan, berbuat seenak jidatnya. dan akoe tersenyum tanpa komentar, tapi kalimat terkhirnya sempat membuat akoe tertegun dan tak bisa koe percayai. "semoa ini juga karna kamoe re, kamoelha perantara Alloh untukkoe..smoa ucapanmoe kepada keluargamoe membuat akoe jadi merinding dan sadar akan kesalahan fatal yang sudah lama koe perbuat.." dia menjelaskan dengan seksama.
"makanya koe tak perna melihatmoe lagi.." ucapkoe dalam hati. koe perhatikan keseriusannya dalam bercerita. benar adanya tanpa ada rekayasa. ternyata dia sering mendengar pertikaian antara akoe, ayah dan ibukoe. memang tak sekedar ucapan keras dan sindiran terhadap kekeliruan keluarga, namun didalamnya koe selipkan hadist2 dan firman alloh sekenanya dan seingatkoe saja. tapi dalam hati ada rasa bersalah dan kecewa, kenapa harus sampai mengucapkan kalimat itu dulu untuk menyadarkan mereka, beruntung kalo mereka menyadarinya, menggubris saja tidak. akoe menangis sedih. dia memperhatikan akoe dan memberikan sapu tangan coklatnya. akoe menolak lalu bersiap siap pergi. "makasih.." koe ucapkan kalimat terakhir dengan hati yang berdebar debar. perasaan koe bercampur aduk, ntah apakah masih bisa akoe membedakan perasaan bahagia, sedih, ataupun cinta. "hati2 re.." "iya, Assalamualaikum Mas." "waalaikum salam..semoga Alloh selalu melindungimoe..dan mempertemukan kita kembali..amin" ********************************* dua tahun sudah koe meninggalkan rumah dan seisinya, ayah, ibu, dan adikkoe apa kabar mereka? hampir setiap hari tak pernah ada air mata yang tak jatuh.."seperti anak durhaka"
itulha yang selalu menghantuikoe akhir2 ini. tapi inilha jalan terbaik yang sudah Alloh tentukan pada semua hamba hamba-NYA. akoe bekerja sebagai administrasi di perusahaan swasta yang cukup besar di Jakarta. ntah angin apa yang membawakoe hingga berani2nya mengijakkan kaki di kota yang serba ada itu, kemunafikan, korupsi, kolusi, nepotisme, liberalisme, semoa ada didalam ibu kota indonesia ini. beruntung dengan kuliah setahun dan ijazah SMK akoe dapat ditrima bekerja dikantoran. pagi buta akoe harus bersiap siap berangkat kerja, telat beberapa menit saja ke jalan raya, tak bisa dibayangkan bisa nyampai siang di kantor. vespa warna biru yang koe beli setahun lalu selalu menemanikoe kemanapun koe pergi. "gaji udah naik gitu kok ya masih pake vespa to Na??" sindir temankoe sekerjaan yang selalu komplain saat koe parkir vespakoe dibarisan mobil dan motor yang pastinya tak semewah vespakoe. tak seperti biasa, pagi ini akoe dikejutkan dengan gosip yang menyebut nyebut namakoe. akoe tetap cuek dan sama sekali tak menggubris celoteh mereka. "kemaren pak Niko mau ngajakin kamoe makan siang lho Na, sayangnya kamoe udah makan siang duluan..jadi ya gak jadi deh.." ucap teti sahabat terdekatkoe di kantor. akoe hanya tersenyum, walaupun akoe gelisah. karna sekalipun teti tak pernah membohongikoe. usai makan siang, mendadak ada laporan kalau ada lembur hari ini. akhir bulan yang melelahkan, akoe sempat geleng geleng kepala. sudah satu minggu penuh akoe lembur. tapi alhamdulillah, ada banyak sisa rejeki yang bisa koe bagikan untuk keluargakoe disana. ntah mereka tau atau tidak siapa pengirim uang untuk mereka, yang pasti harapankoe mereka bisa hidup bahagia. akoe lihat ada seseorang dibalik pintu ruangankoe, akoe diamkan saja dan terus koe lanjutkan mengetikkoe. tak lama kemudian pak niko mendatangikoe dan membawakan teh hangat untukkoe. akoe tertegun dan jadi risih dengan sikap dia. pak niko adalah manajer pemasaran, dia disegani dikantor, prestasi kerjanya membanggakan dan tak koe pungkiri akoe acungkan jempol buat dia. banyak wanita2 menggilainya, bahkan sempat ada yang mau bunuh diri hanya demi dia. "minumlha...agar badanmoe fresh.." pintanya. "makasih pak, tak seharusnya bapak membuatkan saya minuman, saya bisa membuat sendiri nanti." "gak papa kok Re, tadi akoe bikin, jadi sekalian bikin buat kamoe." dia selalu memanggilkoe "re" padahal yang lain memanggil "na" memang ada yang aneh sama pak niko, dari awal bertemu akoe sudah merasa dia memang menyimpan sesuatu untukkoe. tapi akoe tak pernah menanggapinya. karna itu hal yang tak mungkin. masih banyak wanita2 berkedudukan dan cantik yang bisa menjadi kekasihnya. "setelah ini langsung pulang?" tanyanya. akoe tersenyum,"iya pak." jawabkoe singkat. "sudah ada rencana makan malam dimana?" "ada mie instant dirumah pak, jadi tak perlu pergi kemana mana untuk makan malam nanti." "mie??" akoe hanya tersenyum melihat wajah pak niko yang tak percaya melihatkoe makan malam mie instant. ntah lha akoe tak pernah merasakan keluhan apapun. Alhamdulillah akoe selalu sehat, hanya itu yang koe rasakan. Pak Niko bergegas tanpa pamit, dan ntah angin apa yang membawa dia kembali, secepat kilat dia membawa dua bungkus makanan. "udah selesaikan?" tanyanya sambil melihat lihat data yang sudah koe bereskan. "iya Pak, sudah." "kita makan! akoe tunjukan tempat paling indah di gedung ini." ucapnya penuh percaya diri, seolah akoe akan mengiyakan ajakannya. akoe terdiam, dan mengikuti saja langkahnya pergi. ternyata memang benar apa yang dia katakan, setelah melewati lantai demi lantai yang terbawa oleh ruang kotak pengap, lift. "subhanalloh..." akoe benar2 menikmati pemandangan malam diatas gedung tertinggi nomor 3 di Jakarta. penuh bintang, kendaraaan lalu lalang dibawah sana seperti lampion2 yang bergerak cepat layaknya kunang. akhirnya kita larut dalam keheningan malam, menikmati makanan padang yang sama sekali bukan makanan favoritkoe, tapi tak apalah yang penting halal dan ikhlas memberikannya. semenjak itu, hubungankoe sama Pak Niko menjadi dekat, sempat dia menawari akoe untuk dijadikan kekasihnya. "maaf, menginjak dewasa ini, tak terpikirkan olehkoe untuk berpacaran, kalo Bapak mau, kita ta'arufan saja." pintakoe kepadanya yang hanya dibalas kediaman dan kerutan dahinya. tapi ntah apa yang dia pikirkan dan kenapa? dia semakin mengakrabikoe dan sangat menghormati keputusankoe.

Artikel Softskil (Pancasila)

ANAK SOMBONG
Suatu hari di SMP Negeri 100 kota Bandung, terdapat anak bernama Jack. Dia anak pengusaha kaya berpenghasilan 100 juta perbulan. Jack anaknya kurang pintar sehingga ia tidak diterima di sekolah internasional dan terpaksa sekolah di sekolah negeri.Ia masuk ke kelas 7Z. Dimana 40% siswanya adalah siswa tidak mampu. Di kelas, ia biasa menyombongkan barang-barang mewah yang dimilikinya.
Lama kelamaan temannya menjadi kesal dan sangat kesal, Bagaimana mereka selalu ditindas dan dipalak Jack untuk menambah kekayaannya yang sudah banyak. Gurunya juga merasa prihatin dengan kelakuan Jack sehingga seringkali ia mendapat nilai 0.Tiba-tiba, seorang murid bernama Dindin mempunyai ide emas, NEM nya 30, namun ia tidak mampu sehingga terpaksa masuk SMP 100.
Seringkali ia bisa memecahkan permasalahan dengan baik."Aku tahu, bagaimana caranya agar si Jack itu bisa sadar dan tidak sombong ke kita lagi" ujar Dindin"Bagaimana caranya?" tanya Maman"Kita kumpulkan uang sebanyak-banyaknya" ujar DindinMereka mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.
Dindin menipu Jack bahwa itu sumbangan wajib sekolah."Mengapa aku harus memberikan uang untuk hal yang tidak berguna ini!!!!!" tanya Jack dengan marah"Ini kewajiban sekolah" ujar Dindin5 bulan kemudian, uang yang terkumpul 160.000 tapi semua murid kecuali Dindin tidak tahu apa yang akan mereka lakukan terhadap uang tersebut."Din, itu duit buat apa sih" tanya Encang Kurnia"Kita nonton Persib di Si Jalak Harupat, Si Jack diajak juga" ujar Dindin"Sebetulnya aku kasihan dan peduli sama dia, dengan cara ini, kita akan membantunya" ujar AsepDindin menawarkan satu tiket untuk Jack"Hei, mau ikut kami menonton Persib di Jalak Harupat tidak?" tanya Dindin"Persib? HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, KAMPUNGAN DASAR!!!!!! PERSIB ITU TIM KAMPUNG, KALO MANCHESTER UNITED AKU BARU MAU!!!" ujar Jack sambil tertawa terbahak-bahakJack pun akhirnya mau menonton untuk menunjukan seberapa 'kampung' nya PERSIB itu.
Kebetulan saat itu Persib akan melawan Persija, musuh abadi Persib. Dindin dan teman-temannya pergi dengan mencarter angkot sedangkan Jack pergi menggunakan helikopter.Sesampainya di Jalak Harupat, mereka langsung memasuki tribun penonton. Tribun itu mempunyai atap dan penonton yang ada disana suka bernyanyi sembari menghina Persija.Kick Off dimulai, dalam 12 menit Persib unggul 1-0 melalui gol Gonzales. dimenit 20 Persija mencetak gol namun dibalas 2 menit kemudian. Di menit 25, Viking menyanyikan yel-yel andalannya, yang ditunggu Dindin dan kawan-kawan."VIKING BONEK SAMA SAJA ASAL JANGAN THE JACK, THE JACK ITU" Lagu itu dilanjut dengan nama binatang yang gigitannya menyebabkan rabies. Jack pun marah dan dengan dongkol meninggalkan tribun dengan kesal.Keesokan harinya, Jack sudah menyadari apa yang sudah ia perbuat ternyata sudah membuat mereka sakit hati. Jack berjanji untuk tidak sombong dan mulai bersahabat denga Dindin dkk...

ANAK SOMBONG
Suatu hari di SMP Negeri 100 kota Bandung, terdapat anak bernama Jack. Dia anak pengusaha kaya berpenghasilan 100 juta perbulan. Jack anaknya kurang pintar sehingga ia tidak diterima di sekolah internasional dan terpaksa sekolah di sekolah negeri.Ia masuk ke kelas 7Z. Dimana 40% siswanya adalah siswa tidak mampu. Di kelas, ia biasa menyombongkan barang-barang mewah yang dimilikinya.
Lama kelamaan temannya menjadi kesal dan sangat kesal, Bagaimana mereka selalu ditindas dan dipalak Jack untuk menambah kekayaannya yang sudah banyak. Gurunya juga merasa prihatin dengan kelakuan Jack sehingga seringkali ia mendapat nilai 0.Tiba-tiba, seorang murid bernama Dindin mempunyai ide emas, NEM nya 30, namun ia tidak mampu sehingga terpaksa masuk SMP 100.
Seringkali ia bisa memecahkan permasalahan dengan baik."Aku tahu, bagaimana caranya agar si Jack itu bisa sadar dan tidak sombong ke kita lagi" ujar Dindin"Bagaimana caranya?" tanya Maman"Kita kumpulkan uang sebanyak-banyaknya" ujar DindinMereka mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.
Dindin menipu Jack bahwa itu sumbangan wajib sekolah."Mengapa aku harus memberikan uang untuk hal yang tidak berguna ini!!!!!" tanya Jack dengan marah"Ini kewajiban sekolah" ujar Dindin5 bulan kemudian, uang yang terkumpul 160.000 tapi semua murid kecuali Dindin tidak tahu apa yang akan mereka lakukan terhadap uang tersebut."Din, itu duit buat apa sih" tanya Encang Kurnia"Kita nonton Persib di Si Jalak Harupat, Si Jack diajak juga" ujar Dindin"Sebetulnya aku kasihan dan peduli sama dia, dengan cara ini, kita akan membantunya" ujar AsepDindin menawarkan satu tiket untuk Jack"Hei, mau ikut kami menonton Persib di Jalak Harupat tidak?" tanya Dindin"Persib? HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, KAMPUNGAN DASAR!!!!!! PERSIB ITU TIM KAMPUNG, KALO MANCHESTER UNITED AKU BARU MAU!!!" ujar Jack sambil tertawa terbahak-bahakJack pun akhirnya mau menonton untuk menunjukan seberapa 'kampung' nya PERSIB itu.
Kebetulan saat itu Persib akan melawan Persija, musuh abadi Persib. Dindin dan teman-temannya pergi dengan mencarter angkot sedangkan Jack pergi menggunakan helikopter.Sesampainya di Jalak Harupat, mereka langsung memasuki tribun penonton. Tribun itu mempunyai atap dan penonton yang ada disana suka bernyanyi sembari menghina Persija.Kick Off dimulai, dalam 12 menit Persib unggul 1-0 melalui gol Gonzales. dimenit 20 Persija mencetak gol namun dibalas 2 menit kemudian. Di menit 25, Viking menyanyikan yel-yel andalannya, yang ditunggu Dindin dan kawan-kawan."VIKING BONEK SAMA SAJA ASAL JANGAN THE JACK, THE JACK ITU" Lagu itu dilanjut dengan nama binatang yang gigitannya menyebabkan rabies. Jack pun marah dan dengan dongkol meninggalkan tribun dengan kesal.Keesokan harinya, Jack sudah menyadari apa yang sudah ia perbuat ternyata sudah membuat mereka sakit hati. Jack berjanji untuk tidak sombong dan mulai bersahabat denga Dindin dkk...

Rabu, 10 Maret 2010

CINTA TANAH AIR

Cinta tanah air adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran atau tanah airnya. Cinta tanah air yang dimiliki oleh bangsa Indonesia memang telah memudar. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya kasus korupsi, buang sampah sembarangan menyebabkan kebanjiran, penebangan pohon secara liar, banyaknya pembajakan terhadap produk-produk tertentu hingga kasus bom yang baru-baru saja terjadi.

Sementara banyak orang yang berspekulasi tentang penyebab kejadian pemboman tersebut, sebenarnya yang menjadi akar permasalahannya adalah kurangnya partisipasi masyarakat atau punahnya rasa cinta tanah air. Kita sebut saja jika mereka memang mempunyai rasa cinta tanah air,maka mereka tidak akan melakukan aksi pemboman di negeri sendiri.Tidak ada keuntungan dari aksi pemboman ini, tragedi ini hanya mengakibatkan citra Indonesia semakin buruk di mata dunia, sehingga devisa negara berkurang, dapat mengakibatkan berkurangnya pemasukan kas negara yang berakibat banyak negara yang melarang warganya untuk mengunjungi Indonesia dan hilangnya rasa cinta tanah air kita.

Berkurangnya pemasukan kas negara mengakibatkan kondisi perekonomian semakin kacau,akan semakin banyak gelandangan di Indonesia,dan rakyat miskin akan semakin bertambah. Dan pada akhirnya rakyat jugalah yang menjadi korban akhir dari dampak pemboman ini. Mereka yang membom mereka juga yang akan merasakan akibatnya.
Jika saja mereka memang memiliki rasa cinta tanah air yang besar, sudah pasti mereka tidak akan melakukan pemboman di negeri sendiri,dan tidak juga melakukan pemboman di negeri lain. Hilangnya jati diri bangsa,kurangnya kepedulian terhadap sesama,kurangnya rasa cinta tanah air lah yang meyebabkan hal ini dapat terjadi. Cinta tanah air,berarti mencintai Indonesia apa adanya,kita adalah satu keluarga besar yang terdiri dari berbagai macam kebudayaan masing-masing,cintailah itu,banggalah menjadi sebuah bangsa yang memiliki kebudayaan yang unik dan cintailah negrimu. Apapun dan bagaimanapun ini adalah negeri kita Indonesia tempat kita bernapas,tempat kita berlindung maka dari itu cintailah Indonesiamu. Kita harus menghormati dan menghargai jasa-jasa yang membangkitkan bangsa Indonesia, dan tidak lupa memberikan semangat untuk bangsa Indonesia.

Kata Pengantar,
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena berkat hidayahNya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan tepat waktu.
Makalah ini kami susun sebagai tugas mata kuliah Pancasila. Sehingga mahasiswa dapat lebih memahami mata kuliah Pancasila. Penyusun juga mengucapkan banyak terima kasih kepada selaku Dosen Pembimbing beserta teman-teman yang ikut dalam penyusunan makalah ini.
Penyusun mengharapkan semoga makalah ini bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar dan pembaca makalah ini khususnya semoga dengan adanya Cinta Tanah Air dan Bangsa Indonesia yang menjadi pokok pembahasan dalam makalah ini, penyusun menyadari banyak kekurangan dan keterbatasan dalam menyusun makalah ini karena penulis adalah tak luput salah dan khilaf, oleh sebab itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Bab I
Pendahuluan
a.Latar Belakang
Pengertian Cinta tanah air adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran atau tanah airnya. Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air & bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indoneia masih dijajah oleh Belanda yang luas negaranya dibandingkan pulau Bali saja masih luasan pulau Bali. Kita harus sangat terimakasih kepada para tokoh yang mencentuskan pembentukan organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, para pencetus Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang cintanya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa.

b.Penulisan
Arti dari cinta tanah air adalah cinta kepada Negara tempat kita dilahirkan, dibesarkan dan memperoleh kehidupan di dalamnya. Karena dari Negara kita tersebut semua yang kita butuhkan akan kita dapatkan. Cinta tanah air adalah sama saja rela berkorban demi kepentingan Negara. Memajukan kehidupan bangsa, mencerdaskan diri demi ikut berpartisipasi dalam rangka proses pembangunan tanah air atau negaranya dari Negara yang kecil, berkembang sampai menjadi Negara yang maju. Menghayati arti dari cinta tanah air memanglah bukan masalah yang mudah, perlu kesabaran dan kerendahan hati untuk menjalankan hal tersebut, dikarenakan banyak ancaman dan tantangan yang dapat datang dari mana saja, baik itu dalam diri kita maupun dari luar diri kita, baik itu datang dari dalam negri maupun datang dari luar negri, tetapi asal kita mempunyai tekad yang kuat untuk mencintai tanah air kita tanah air Indonesia dengan sepenuh hati, pastilah kita akan di mudahkan oleh yang Maha Kuasa dalam segala halnya terutama dalam tindakan yang positif. Perlu diingat bahwa mencintai dan menjaga tanah air Indonesia negaranya sendiri dengan sepenuh hati adalah bentuk perbuatan yang merupakan bagian dari iman.

Bab II
Pembahasan
Bagaimana dengan saat ini, masih adakah diantara kita yang mencintai tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri? Atau pertanyaan ini pertanyaan yang cukup bodoh untuk diajukan? Siapa yang masih perlu mecintai tanah air dan bangsa Indonesia? Yang penting asal kita bisa hidup cukup sandang, pangan dan papan sudah cukup, kalau ada kelebihan sedikit untuk bisa jalan-jalan ke mall, makan enak di café, atau pergi karaokean kan sudah cukup, untuk apa mikirin cinta tanah air dan bangsa! Bahkan kalau mungkin bisa punya rumah yang megah, mobil mewah, dan menyekolahkan anak keluar negeri, setiap tahun bisa liburan kemana kita mau pergi kan sudah lebih dari cukup! Tapi masih ada juga dari bangsa kita yang bergulat dengan kemiskinan untuk makan saja susah dan tinggal di rumah yang lebih mirip kandang dari pada disebut rumah, dan jumlahnya juga tidak sedikit bisa mencapai 50 juta jiwa bangsa Indonesia, apakah masih ada perlunya mencintai tanah air dan bangsa?.

Apakah masih relevan kita mencintai tanah air dan bangsa pada zaman globalisasi ini? Bukankah tanah air dan bangsa ini sudah nggak jelas batas-batasnya dengan adanya era globalisasi? Ada internet yang menghubungakan setiap orang untuk bisa berhubungan satu sama lain setiap saat keseluruh dunia. Belum lagi adanya Hand Phone atau kalau diluar negeri lebih dikenal dengan nama Mobile Phone, yang juga kita bisa berhubungan dengan siapapun ke hampir seluruh pelosok dunia. Kalau secara fisik mau bertemu ada yang namanya penerbangan murah yang siap menerbangkan kita kemana saja dengan harga yang murah (bagi yang terjangkau). Kenapa kita mau membatasi hanya tanah air dan bangsa Indonesia saja.

cinta tanah air dan bangsa
Pada hakekatnya cinta tanah air dan bangsa adalah kebanggaan menjadi salah satu bagian dari tanah air dan bangsanya yang berujung ingin berbuat sesuatu yang mengharumkan nama tanah air dan bangsa. Pada keadaan saat ini apa yang bisa dibanggakan dari negara dan bangsa Indonesia? Generasi “founding fathers” pada masa penjajahan berhasil membangkitkan rasa cinta tanah air dan bangsa yang pada akhirnya berhasil memerdekakan bangsa Indonesia. Kalau saja rasa cinta tanah air dan bangsa sekali lagi bisa menjadi faktor yang memotivasi bangsa Indonesia, ada kemungkinan bangsa Indonesia akan bisa bangkit kembali dengan masyarakatnya bisa menghasilkan karya-karya yang membanggakan kita sebagai bangsa.

Bangsa Amerika yang selalu memotivasi dirinya dengan menghormati bendera dan lagu kebangsaannya, selalu memotivasi bangsanya untuk mencintai tanah air dan bangsanya. Walaupun dengan prestasi yang produk elektonik dan automotif-nya yang mampu ikut meramaikan pasaran dunia, Koreapun masih menggali inspirasi sejarah untuk diceritakan pada dunia bahwa bangsa Korea adalah bangsa yang besar dan hebat.
Bung Karno dulu juga sering menceritakan kebesaran kerajaan Majapahit untuk memotivasi bangsa Indonesia bahwa kita dulu adalah negara yang besar, dengan kekuatan armada lautnya bisa menguasai seluruh Nusantara, termasuk Singapore, Malaysia, Madagaskar, bahkan juga selatan Taiwan. Bahkan menurut sejarah dulu Singapore itu namanya Temasek, dan yang memberi nama ini adalah patih Gajahmada, oleh Raffles entah kenapa diganti jadi Singapore.
Kadang-kadang saya membayangkan kalau kisah kejayaan Gajahmada/Majapahit dibuat film TV seri dengan kwalitas seperti film TV Seri Korea, pasti bisa menumbuhkan kembali, kecintaan kita pada tanah air dan bangsa Indonesia. Pernah pada suatu saat ada bisnis meeting yang dihadiri oleh delegasi seluruh Asia Tenggara, pada waktu makan malam saya cerita pada mereka bahwa dulu di Indonesia pada abad ke 13 pernah ada kerajaan Majapahit yang menguasai Singapore, Malaysia, bahkan sampai ke Madagastar dan selatan Taiwan, mereka memandang bengong ke saya, seolah-olah saya orang yang baru mimpi atau orang gila barangkali dan mereka tidak ada yang percaya. Pasti mereka punya versi sejarah masing-masing yang berbeda dengan versi kita atau mungkin tidak pernah diceritakan perihal kerajaan Majapahit abad ke 13 ini. Oleh karena itu Korea perlu menceritakan sejarah versinya (yang sudah pasti beda dengan versi Cina dan versi Jepang) kepada dunia melalui media yang mendunia, tentang kebesaran bangsa Korea masa lalu.
Sungguh disayangkan, kwalitas film TV seri kita tidak bisa membuat saya tergerak untuk menonton satupun, kalau sekelibat lihat di TV, tehniknya sangat primitif, akting aktor dan aktrisnya amburadul, apa bisa membuat pemirsa seluruh dunia mau menonton? Kalau ada insan film dan produsen kaya nasionalis yang membaca artikel ini, anggap saja ini satu tantangan untuk membuat film TV seri Gajahmada / Majapahit dengan kwalitas seperti film TV seri Korea, Jumong atau Dae Joyoung yang bisa diputar mendunia (kalau diputar mendunia pasti menguntungkan juga akhirnya).

Bab III
Penutup
Kita sebagai bangsa Indonesia harus menjaga tempat kelahiran atau tanah air kita, membudayakan Indonesia dan mendukung agar lebih maju.jangan hanya mengandalkan satu orang saja,,tetapi dari diri kita sendiripun harus mempunyai niat yang baik dalam membangun Indonesia yang maju dan berkembang.

Bab IV
Kesimpulan
Walau bagaimanapun, Indonesia ini adalah tanah air dan bangsa kita sendiri yang kita wajib untuk mencintainya dengan segala kekurangannya dan kelebihannya,sebenarnya sangat banyak yang dapat kita banggakan dari tanah air kita sendiri,tapi sayangnya karena kita sudah banyak mengenal berbagai Negara,dan kita juga mengetahui bagaimana Negara-negara itu berkembang,jadi banyak yang berfikir dari kita,bahwa Negara kita ini amat tertinggal jauh dari Negara lain.. Sungguh sayang apabila warisan NKRI yang sudah diwariskan kepada kita dengan banyak pengorbanan darah dan airmata dari para “founding fathers”. Seharusnya kita juga harus menghormati dan menghargai jasa-jasa yang membangkitkan bangsa Indonesia ini dan tidak lupa memberikan semangat untuk bangsa kita.